Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Gemawan Latih 25 Perempuan Pelaku UMKM Kubu Raya Kelola Usaha dan Keuangan

✍️ Dewi Lestari 🕒 30 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa, Gemawan Gelar Pelatihan Perencanaan Usaha dan Pembukuan Kas
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa, Gemawan Gelar Pelatihan Perencanaan Usaha dan Pembukuan Kas Foto: istimewa

kalbar24.com – Lembaga Gemawan mendorong perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, agar mampu mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal.

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan perencanaan usaha kecil dan manajemen pembukuan kas hasil usaha yang digelar di Aula Desa Punggur Kecil, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini diikuti 25 perempuan pelaku UMKM setempat.

Pelatihan berlangsung selama satu hari dengan dua materi utama, yakni dasar-dasar perencanaan usaha bagi pemula serta penyusunan pembukuan keuangan sederhana. Peserta juga mengikuti praktik membuat rancangan bisnis dan mencatat arus kas usaha.

Pemateri dari Gemawan, Maulisa yang akrab disapa Icha, mengatakan perencanaan dan pencatatan keuangan menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha. Dengan pengelolaan yang tertib, pelaku UMKM dapat mengetahui kondisi keuangan dan menghitung keuntungan secara lebih terukur.

"Kalau usaha direncanakan dan dibukukan dengan baik, nanti akan jauh lebih mudah untuk menghitung keuntungan secara pasti," ujar Icha saat menyampaikan materi.

Ia juga mendorong peserta untuk melihat potensi yang tersedia di lingkungan desa sebagai bahan baku maupun peluang pengembangan produk.

Menurut Icha, pelaku usaha tidak harus selalu mencari bahan baku dari luar daerah. Komoditas lokal seperti singkong dan jahe dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

"Untuk memulai usaha sebenarnya ibu-ibu tidak perlu bingung mencari bahan dari jauh. Kita bisa memanfaatkan potensi yang ada di desa sebagai peluang. Contohnya di desa kita banyak singkong, itu bisa diolah jadi keripik. Begitu juga jahe yang melimpah, bisa diolah menjadi sirup," tambahnya.

Salah seorang peserta, Tari, mengapresiasi pelatihan tersebut karena memberikan pengetahuan baru dalam mengelola usaha, terutama terkait perencanaan dan pencatatan keuangan.

"Kami sangat senang dan terbantu dengan adanya pelatihan seperti ini. Biasanya kami jalankan usaha mengalir saja tanpa pencatatan yang rapi, sekarang jadi tahu cara merencanakan usaha dan mengelola uang hasil penjualan dengan benar," ungkap Tari.

Peserta lainnya, Utin, berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada pelatihan dasar, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan yang membantu pelaku UMKM mengembangkan produknya.

"Pelatihan semacam ini sangat kami butuhkan. Semoga ke depannya ada pendampingan lanjutan, baik dalam hal pemasaran maupun pengembangan kemasan produk agar usaha kami bisa makin berkembang," harap Utin.

Melalui kegiatan tersebut, Gemawan berharap perempuan di Desa Punggur Kecil dan sekitarnya memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola usaha, memanfaatkan potensi lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update