Jumat, 06 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Teknologi
Teknologi

Drone Thermal Digunakan Awasi Perbatasan Kalbar, Rokok Ilegal Berhasil Ditemukan

✍️ Dewi Lestari 🕒 06 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Ilustrasi drone thermal.
Ilustrasi drone thermal. Foto: istimewa

kalbar24.com – Teknologi drone thermal dimanfaatkan petugas gabungan untuk memperkuat pengawasan kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Penggunaan perangkat pemantauan udara tersebut membantu petugas menemukan lokasi penyimpanan barang ilegal yang tersembunyi di balik semak-semak.

Pemanfaatan teknologi itu dilakukan dalam rangkaian Operasi ASAP II yang melibatkan Bea Cukai Nanga Badau, Satgas Pamtas TNI Yonarmed 13/Nanggala, serta unsur intelijen TNI.

Dari hasil pemantauan udara, petugas menemukan tumpukan barang yang diduga disembunyikan oleh pihak tidak dikenal di kawasan jalur tidak resmi. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sekitar 20.000 batang rokok ilegal dan 40,74 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Penggunaan drone thermal dinilai membantu proses pengawasan, terutama di wilayah hutan perbatasan yang memiliki akses terbatas dan sulit dijangkau melalui patroli darat biasa.

Teknologi tersebut menjadi salah satu perangkat pendukung bagi petugas dalam memantau kondisi wilayah dari udara serta membantu mengidentifikasi lokasi yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Operasi ini juga dilakukan setelah adanya laporan masyarakat mengenai aktivitas pergerakan barang mencurigakan pada malam hari di kawasan perbatasan.

Salah satu petugas Bea Cukai di lokasi mengatakan pengawasan dengan dukungan teknologi dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mencegah peredaran barang ilegal.

“Pengawasan di kawasan perbatasan negara terus kami perketat guna menekan potensi kebocoran penerimaan negara serta mencegah peredaran barang-barang ilegal,” katanya.

Ia juga menyebut keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja sama sejumlah instansi yang bertugas menjaga kawasan perbatasan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, barang-barang tersebut diduga disimpan sementara di balik semak-semak sebelum dipindahkan menggunakan kendaraan menuju daerah pemasaran.

Ke depan, pemanfaatan teknologi pemantauan udara direncanakan terus ditingkatkan pada sejumlah titik yang dinilai rawan menjadi jalur perlintasan barang ilegal.

Penggunaan teknologi seperti drone thermal diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengawasan wilayah perbatasan, sekaligus mendukung upaya aparat dalam mencegah penyelundupan di Kabupaten Kapuas Hulu.

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update