Kamis, 29 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Terapkan Prinsip Zero Burning, PT MAS Gandeng Pemda dan Mabes TNI Gelar Pelatihan Karhutla di Wajok

✍️ Dewi Lestari 🕒 16 Sep 2026 👁️ 12x dibaca
Terapkan Prinsip Zero Burning, PT MAS Gandeng Pemda dan Mabes TNI Gelar Pelatihan Karhutla di Wajok
Terapkan Prinsip Zero Burning, PT MAS Gandeng Pemda dan Mabes TNI Gelar Pelatihan Karhutla di Wajok Foto: Istimewa

Kalbar24.com — PT Mitra Andalan Sejahtera (PT MAS) memperkuat sinergi lintas sektor guna mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah. Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui agenda pelatihan serta penyuluhan pencegahan karhutla yang digelar di lingkungan perusahaan pada Selasa (15/9/2026).

Kegiatan ini melibatkan unsur pemadam kebakaran Kabupaten Mempawah, jajaran Pemerintah Desa Wajok Hilir dan Wajok Hulu, regu pemadam internal, serta masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Peduli Api (KTPA).

Dalam forum tersebut, Pimpinan Regional Office PT MAS, Lesman Simbolon, didampingi Senior Manager Ali Harahap, mempertegas komitmen penuh perusahaan untuk menolak metode pembakaran lahan.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip zero burning. Pembukaan, pembersihan, dan pengelolaan lahan harus dilakukan dengan cara yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Lesman.

Pelatihan ini diselenggarakan sekaligus untuk memperkuat Kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, termasuk Peraturan Menteri Pertanian Nomor 05/PERMENTAN/KB.410/1/2018 jo Permentan Nomor 6 Tahun 2025. Materi yang diberikan mencakup teknik deteksi dini titik panas (hotspot), verifikasi lapangan, alur pelaporan darurat, hingga respons cepat penanganan awal api.

Apresiasi Pemkab Mempawah dan Dorongan Peran KTPA

Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan apresiasi atas inisiatif PT MAS dalam membangun ruang kolaborasi bersama masyarakat pesisir dan pedesaan. Camat Jongkat, Mahmud Hasan, yang hadir mewakili Bupati Mempawah, menegaskan pentingnya peran relawan dan masyarakat di garis depan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT MAS yang telah melaksanakan kegiatan penting bagi masyarakat dalam rangka menghadapi karhutla. Bantuan dan dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, perusahaan maupun relawan, sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti saat ini,” katanya.

Mahmud juga mengimbau jajaran KTPA agar memanfaatkan pelatihan ini secara optimal untuk mengasah kecakapan tanggap darurat di area rawan.

Arahan Mabes TNI: Karakter Gambut dan Edukasi Pencegahan

Penyuluh dari Mabes TNI, Brigjen Washington Simanjuntak, turut memperagakan sifat fisik tanah gambut saat terbakar untuk mengedukasi peserta. Ia mengingatkan bahwa lahan gambut umumnya tidak terbakar secara spontan tanpa adanya pemicu akibat kelalaian atau aktivitas manusia.

“Apabila ditemukan titik panas, asap, atau kebakaran, prioritas pertama adalah melindungi keselamatan masyarakat, memverifikasi lokasi, mengendalikan api secepat mungkin, dan mencegah kebakaran meluas. Sumber dan penyebab kejadian selanjutnya diperiksa secara objektif berdasarkan fakta di lapangan,” ujarnya.

Washington mengingatkan warga agar menghentikan kebiasaan membersihkan lahan dengan api, tidak meninggalkan perapian tanpa pengawasan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Ia juga menekankan perlunya verifikasi faktual atas setiap temuan sinyal hotspot.

“Keberhasilan dalam menjaga Desa Wajok Hilir, Wajok Hulu, dan wilayah sekitarnya dari ancaman karhutla sangat ditentukan oleh kepedulian dan kedisiplinan masyarakat,” pungkasnya.

 

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update