Program Gema Membangun Desa di Bengkayang: Pemprov Kalbar Siap Realisasikan Usulan Warga pada 2027
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat akar rumput melalui penjaringan aspirasi secara langsung. Langkah strategis ini mengemuka dalam agenda kunjungan kerja kepala daerah ke wilayah pesisir guna memastikan kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara optimal dalam dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berikutnya.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mendengarkan, menampung, serta merealisasikan berbagai usulan krusial yang disuarakan oleh masyarakat Kabupaten Bengkayang. Komitmen tersebut disampaikan di tengah-tengah lautan warga yang antusias menyambut kehadiran program jemput bola pemerintah daerah di kawasan pesisir.
Menyasar Wilayah Pesisir Lewat Program Unggulan Daerah
Pelaksanaan agenda kerakyatan yang dikemas melalui program Gema Membangun Desa (GMD) dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Gamora, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemprov Kalbar ini disambut hangat oleh ribuan warga setempat yang ingin menyampaikan ragam persoalan pembangunan secara langsung.
Tidak hanya sekadar menjadi ajang seremonial, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik esensial yang diboyong langsung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi. Mulai dari pasar murah penyediaan bahan pokok bersubsidi hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum disuguhkan untuk meringankan beban ekonomi warga sekitar.
Melalui mekanisme dialog terbuka yang melibatkan para kepala desa dan perwakilan kelompok masyarakat, pemda berupaya memetakan kebutuhan riil di lapangan. Dari forum interaktif inilah terungkap sejumlah prioritas mendesak yang berkaitan erat dengan konektifitas wilayah serta peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Proyeksi Anggaran dan Komitmen Penganggaran Tahun 2027
Menanggapi berbagai catatan dan usulan yang disodorkan oleh para kepala desa di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Gubernur menegaskan bahwa seluruh masukan tersebut tidak akan berhenti sebagai catatan di atas kertas saja. Pemerintah provinsi berencana memprosesnya secara cermat agar dapat masuk ke dalam skema pendanaan resmi.
"Usulan-usulan masyarakat kita tampung dan tindak lanjuti dalam APBD 2027," ucap Ria Norsan.
Pernyataan senada juga dipertegas kembali tatkala ia merinci mekanisme penganggaran yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Pendekatan partisipatif ini diyakini mampu memangkas kesenjangan informasi antara kebijakan birokrasi di tingkat provinsi dengan realitas sosial yang dihadapi warga di pelosok desa.
"Apa yang disampaikan masyarakat tadi, insyaallah akan kita tampung dan kita lanjutkan dalam program APBD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2027," ujarnya.
Dengan masuknya aspirasi warga Bengkayang ke dalam radar perencanaan anggaran, pemerintah berharap alokasi belanja publik di tahun mendatang benar-benar tepat sasaran dan memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Pariwisata Lokal
Salah satu poin krusial yang mendominasi perbincangan dalam agenda penyerapan aspirasi tersebut adalah sektor konektifitas maritim dan pengembangan pariwisata bahari. Kabupaten Bengkayang dikenal memiliki potensi keindahan alam pesisir yang luar biasa, namun masih membutuhkan sokongan infrastruktur yang memadai untuk mendongkrak daya tariknya di kancah regional maupun nasional.
Menanggapi kebutuhan mendesak tersebut, pemerintah provinsi memberikan perhatian khusus pada percepatan pembangunan sarana prasarana perhubungan laut. Langkah ini dinilai esensial guna membuka isolasi wilayah serta memperlancar arus distribusi logistik dan mobilitas wisatawan yang berkunjung.
"Salah satu kita akan mendorong itu pembangunan dermaga di Pulau Lemukutan tadi yang akan menunjang pariwisata di Kabupaten Bengkayang ini," ucapnya.
Keberadaan infrastruktur dermaga yang representatif di Pulau Lemukutan diproyeksikan tidak hanya akan memperlancar akses transportasi warga pulau, melainkan juga menjadi katalisator utama pertumbuhan industri pariwisata bahari di Kabupaten Bengkayang secara keseluruhan.
Sinergi Lintas Pemerintahan untuk Pemerataan Pembangunan
Kehadiran Gubernur dalam rangkaian Gema Membangun Desa di Bengkayang turut didampingi oleh jajaran pimpinan daerah setempat. Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, secara terpisah menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Pemprov Kalbar yang turun langsung mendengarkan denyut nadi aspirasi masyarakat di tingkat tapak.
Sinergi yang solid antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi ini menjadi modal penting dalam menggalang percepatan pembangunan, terutama bagi daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus. Melalui pola pendekatan jemput bola seperti ini, rantai birokrasi yang kerap menjadi kendala dalam penyampaian usulan pembangunan dapat dipangkas secara efektif.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan program GMD dapat terus berlanjut secara konsisten dan menjangkau seluruh kabupaten/kota di wilayah bumi tanjung pura. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam merumuskan arah kebijakan fiskal daerah, arah pembangunan ke depan diyakini akan semakin inklusif, berkeadilan, dan merata hingga ke kawasan pesisir serta wilayah perbatasan.
