Pemprov Kaltim Klarifikasi Gubernur Rudy Mas’ud ke Singapura, Ini Tujuannya
kalbar24.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan klarifikasi terkait perjalanan Gubernur Rudy Mas’ud ke Singapura yang menjadi perbincangan di media sosial. Pemprov menegaskan bahwa keberangkatan tersebut bertujuan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up di Rumah Sakit Mount Elizabeth.
Klarifikasi disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, menyusul beredarnya video keberangkatan gubernur yang memicu beragam tanggapan publik.
Perjalanan tersebut menjadi sorotan karena Kalimantan Timur sedang menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta tantangan ekonomi. Di media sosial, muncul pula spekulasi mengenai dugaan kunjungan gubernur untuk menyaksikan ajang balap Formula 1 (F1).
Ririn menjelaskan, sebelum berangkat ke Singapura, Rudy Mas’ud telah menjalani sejumlah agenda kedinasan. Kegiatan tersebut mencakup rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait penanganan fasilitas di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau, serta rapat koordinasi di Bandung.
“Hari Rabu, Kamis, hingga Jumat agenda Bapak cukup padat, termasuk memimpin rapat koordinasi Forkopimda penanganan fasilitas di Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau. Kemudian hari Sabtu beliau menghadiri rakor di Bandung,” ujar Ririn Sari Dewi.
Setelah menyelesaikan agenda tersebut, Rudy disebut bertolak ke Singapura pada Sabtu malam untuk memenuhi jadwal pemeriksaan kesehatan yang telah direncanakan.
“Secara jadwal beliau memang harus check-up di malam Minggu, dilakukan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura,” jelasnya.
Pemprov Kaltim sebut proses izin sedang berjalan
Selain menjelaskan tujuan perjalanan, Ririn juga menanggapi pertanyaan mengenai prosedur perizinan bagi kepala daerah yang bepergian ke luar negeri.
Ia memastikan Rudy Mas’ud telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk meminta izin secara lisan. Sementara itu, dokumen perizinan tertulis disebut telah disiapkan dan masih dalam proses.
“Soal perizinan, Bapak Gubernur sudah berkoordinasi dan meminta izin secara lisan kepada Bapak Mendagri. Secara paralel, dokumen perizinan tertulisnya juga sudah kita siapkan dan proses,” tegas Ririn.
Klarifikasi tersebut disampaikan untuk menjelaskan tujuan perjalanan gubernur sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai keberangkatannya ke luar negeri. Adapun informasi mengenai dugaan kunjungan untuk menyaksikan F1 tidak dikonfirmasi dalam keterangan yang disampaikan Ririn.
