Pemkab Kubu Raya Siapkan Lampu Akrilik dan Videotron di Bundaran Gaforaya
kalbar24.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyiapkan pemasangan lampu akrilik dan videotron di Bundaran Gaforaya untuk memperkuat identitas kawasan sekaligus menunjang kegiatan akhir tahun. Pemasangan videotron ditargetkan selesai sebelum perayaan Natal.
Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau Bundaran Gaforaya pada Rabu (14/10/2026) malam untuk memeriksa kesiapan pemasangan lampu akrilik dan rencana penempatan videotron.
Lampu akrilik tersebut nantinya memuat tulisan Benteng Mangrove Kubu Raya dan Bundaran Gaforaya Kubu Raya. Pemerintah daerah juga akan menampilkan motto pembangunan daerah, yakni Kubu Raya Melaju.
Melaju merupakan akronim dari Melayani untuk Maju, yang menjadi salah satu identitas pembangunan Kabupaten Kubu Raya.
“Kita di Bundaran Gaforaya melakukan pengecekan untuk rencana pemasangan lampu akrilik,” kata Sujiwo.
Videotron Ditargetkan Terpasang Sebelum Natal
Selain lampu akrilik, Pemkab Kubu Raya merencanakan pemasangan videotron untuk mendukung pelaksanaan agenda kegiatan menjelang akhir tahun.
Sujiwo mengatakan, fasilitas tersebut ditargetkan sudah terpasang sebelum Natal agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan kegiatan pemerintah daerah.
“Videotron kita targetkan sebelum Natal harus sudah terpasang, karena kita akan ada acara,” ungkapnya.
Pemasangan fasilitas tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan Bundaran Gaforaya. Kehadiran elemen visual di ruang publik diharapkan dapat memperkuat ciri khas daerah sekaligus memberikan identitas yang lebih mudah dikenali masyarakat.
Sejumlah Taman Tematik Perkuat Identitas Kawasan
Dalam kesempatan yang sama, Sujiwo juga memaparkan perkembangan pembangunan taman tematik di sejumlah wilayah Kubu Raya. Penamaan taman dilakukan untuk membantu masyarakat mengenali lokasi sekaligus menonjolkan karakter kawasan.
Beberapa taman yang telah dibangun di antaranya Taman Tanjungpura, Taman Dirgantara, Taman Angkasa Pura, Taman Serdam, Taman Adisucipto, dan Taman Pasar Kakap.
Nama-nama tersebut disesuaikan dengan identitas maupun kekhasan wilayah tempat taman berada. Salah satu contohnya adalah Taman Dirgantara yang terletak di sekitar kawasan bandara.
“Jadi kita memberikan nama-nama taman sekaligus mengidentifikasi lokasi atau area. Misalnya Taman Dirgantara yang berada di sekitar bandara,” jelasnya.
Melalui pemasangan lampu akrilik, videotron, dan pengembangan taman tematik, Pemkab Kubu Raya berupaya memperkuat identitas ruang publik di daerah. Penyelesaian pemasangan videotron sebelum Natal menjadi salah satu target pemerintah daerah menjelang agenda akhir tahun.
