Pemkab Bengkayang Alokasikan Rp677,58 Juta untuk Program Digital Desa
kalbar24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang, Kalimantan Barat, mengalokasikan Rp677,58 juta atau 1,77 persen dari total dana desa sebesar Rp38,28 miliar untuk mendukung program Digital Desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkayang Markus Dalon mengatakan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam mendorong transformasi digital di tingkat desa.
"Saat ini baru satu desa yang sudah memanfaatkan Digital Desa, yakni Desa Sahan, Kecamatan Seluas. Dana desa yang dialokasikan untuk program atau kegiatan Digital Desa sebesar 1,77 persen atau Rp677,58 juta dari dana desa sebesar Rp38,28 miliar," kata Markus saat Sosialisasi Digital Desa Kabupaten Bengkayang di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang, Jumat.
Menurut Markus, digitalisasi desa tidak hanya berkaitan dengan penggunaan komputer dan jaringan internet. Transformasi tersebut juga mencakup perubahan tata kelola pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, mudah, transparan dan terintegrasi.
Pemanfaatan teknologi digital dapat diterapkan dalam berbagai kebutuhan pemerintahan desa, mulai dari administrasi, pelayanan masyarakat, pengelolaan data, perencanaan dan penganggaran hingga publikasi informasi.
Digitalisasi juga dinilai dapat membantu desa mengembangkan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki melalui pemanfaatan teknologi.
Markus mengatakan Dinas PMD terus mendorong pemerintah desa memahami kebutuhan digitalisasi sekaligus menyusun perencanaan dan penganggaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menambahkan, dukungan anggaran perlu diikuti kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur. Hal tersebut diperlukan agar sistem digital yang diterapkan dapat benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Markus berharap sosialisasi Digital Desa dapat mendorong lebih banyak desa di Bengkayang memanfaatkan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dengan demikian, penerapan digitalisasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan, transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.
Sosialisasi Digital Desa tersebut diikuti kepala desa atau perwakilan dari 122 desa yang berada di Kabupaten Bengkayang.
