Kemenag dan IMLA Kalbar Perkuat Pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah
kalbar24.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat bersama Ittihad Mudarrisi Al-Lugah Al-Arabiyah (IMLA) Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Barat memperkuat kerja sama untuk meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Arab di madrasah dan lembaga pendidikan terkait.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I. dan Ketua IMLA Indonesia Pengurus Daerah Kalbar Dr. Moh. Yusuf Hidayat, M.Pd., di ruang kerja Kanwil Kemenag Kalbar, Selasa (29/9/2026).
Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru maupun pengajar. Selain itu, kedua pihak akan mendorong pengembangan metode, model, media, bahan ajar, serta perangkat pembelajaran Bahasa Arab.
Kakanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis mengatakan peningkatan mutu pendidikan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, satuan pendidikan, serta berbagai pihak yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan.
“Ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi profesi dan keilmuan, satuan pendidikan, serta para pemangku kepentingan dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab,” ungkapnya.
Menurut Muhajirin, Kemenag Kalbar akan memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan yang dimiliki. Sementara itu, IMLA diharapkan dapat berkontribusi melalui keahlian dalam pembelajaran Bahasa Arab serta pendampingan akademik.
Dorong Program Unggulan dan Pilot Project
Muhajirin juga meminta IMLA menyusun program yang dapat memberikan manfaat langsung bagi madrasah dan peserta didik. Program tersebut dapat dikembangkan dalam bentuk pembelajaran tambahan maupun kegiatan ekstrakurikuler.
“Buat program unggulan yang bisa dimasukkan sebagai pelajaran tambahan atau ekstrakurikuler. Kita ingin kerja sama ini menghasilkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh madrasah dan peserta didik,” harapnya.
Untuk mempercepat pelaksanaan kerja sama, Kemenag Kalbar mendorong IMLA membuat pilot project di salah satu madrasah. Model tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi contoh untuk diterapkan di satuan pendidikan lain di Kalimantan Barat.
“Jangan hanya berhenti di madrasah negeri. Kita juga ingin madrasah swasta dan pondok pesantren mendapatkan manfaat dari program ini,” tegasnya.
IMLA Siap Dukung Pengembangan Kompetensi
Ketua IMLA Kalbar Moh. Yusuf Hidayat menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati.
Dukungan tersebut akan dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan, seminar, workshop, penelitian, pengembangan bahan ajar, hingga kegiatan lain yang sesuai dengan ruang lingkup MoU.
Yusuf juga mengundang Kepala Kanwil Kemenag Kalbar untuk menghadiri peringatan Hari Bahasa Sedunia yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Desember 2026.
Kerja sama Kemenag Kalbar dan IMLA diharapkan tidak sebatas menjadi dokumen formal, tetapi dapat menghasilkan inovasi yang diterapkan secara nyata dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Penguatan kapasitas tenaga pendidik, pengembangan bahan ajar, serta pendampingan akademik menjadi bagian yang diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai lembaga pendidikan di Kalimantan Barat.
