Kawasaki Versys 900 Hadir dengan Mesin 948 Cc dan Fitur Keselamatan Berbasis Rada
kalbar24.com – Kawasaki Versys 900 hadir sebagai motor touring dengan mesin empat silinder 948 cc, rangka baru, dan teknologi bantuan berkendara berbasis radar. Model ini menawarkan kombinasi performa dan fitur keselamatan untuk menunjang perjalanan jarak jauh.
Mengutip Visordown, mesin berpendingin cairan yang digunakan Versys 900 dikembangkan dari basis mesin keluarga Z900. Jantung pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 122 PS pada 9.500 rpm dan torsi puncak 97,3 Nm pada 8.000 rpm.
Konfigurasi empat silinder menjadi salah satu pembeda utama Versys 900 dari Versys 650 yang menggunakan mesin dua silinder. Kawasaki juga memosisikan model terbaru ini sebagai salah satu anggota keluarga Versys dengan karakter sporty yang menonjol.
Rangka Baru dan Fitur Pendukung Touring
Untuk menunjang pengendalian, Kawasaki membekali Versys 900 dengan rangka trellis baru. Distribusi bobot depan dan belakang diklaim mendekati perbandingan 50:50 guna mendukung kestabilan saat berkendara.
Bagian kaki-kaki mengandalkan suspensi dengan jarak main panjang serta roda 17 inci di depan dan belakang. Motor ini juga menggunakan ban Metzeler Roadtec 01.
Kenyamanan perjalanan jarak jauh didukung kaca depan yang dapat diatur dalam tujuh posisi. Tinggi jok tersedia dalam pengaturan 825 mm dan 845 mm, sehingga pengendara dapat memilih posisi sesuai kebutuhan.
Kawasaki turut menyediakan pilihan bagasi untuk kebutuhan touring. Paket aksesori tersebut mencakup boks belakang berkapasitas 47 liter dan dua pannier samping yang masing-masing mampu menampung 32 liter.
Sistem Bantuan Pengendara Berbasis Radar
Salah satu pembaruan yang menonjol adalah kehadiran Advanced Rider Assistance Systems (ARAS). Sistem bantuan pengendara ini diperkenalkan pada keluarga Versys untuk mendukung keselamatan selama perjalanan.
Fitur yang disediakan meliputi Adaptive Cruise Control Lite, Forward Collision Warning, dan Blind Spot Detection. Ketiganya dirancang untuk membantu pengendara dalam kondisi lalu lintas tertentu, meski tidak menggantikan kewaspadaan dan kendali langsung pengendara.
Motor ini juga memiliki Emergency Stop Signal yang membantu memberi peringatan kepada pengguna jalan di belakang ketika terjadi pengereman darurat.
Fitur elektronik lainnya mencakup Kawasaki Cornering Management Function, kontrol traksi Kawasaki Traction Control, sistem ABS yang disempurnakan, pilihan mode tenaga, mode berkendara terintegrasi, serta quickshifter.
Pada bagian kokpit, Versys 900 mengusung panel instrumen TFT berwarna berukuran 5 inci. Pengendara juga dapat menghubungkan ponsel melalui aplikasi Rideology The App Motorcycle, termasuk untuk menggunakan navigasi petunjuk arah belokan demi belokan.
Tersedia dalam Varian Standar dan SE
Kawasaki menawarkan Versys 900 dalam dua pilihan, yakni versi standar dan SE. Versi standar tersedia dalam warna Metallic Spark Black serta Pearl Robotic White.
Adapun Versys 900 SE ditawarkan dengan kombinasi warna Plasma Lime Green/Metallic Spark Black dan Firecracker Red/Metallic Carbon Gray.
Varian SE mendapatkan tambahan sejumlah aksesori, antara lain lampu kabut LED, pelindung tangan, pemanas grip, pelindung radiator, pelindung rangka, penutup bawah, dan standar tengah.
Untuk pasar Inggris, harga yang diumumkan mulai dari £10.899 untuk Versys 900 standar dan £11.799 untuk varian SE. Kedua model tersebut dijadwalkan tersedia di pasar Inggris mulai April 2027.
Harga dan jadwal tersebut khusus untuk pasar Inggris dan belum menjadi acuan resmi untuk Indonesia.
Peluncuran di Indonesia Belum Diumumkan
Kawasaki Versys 900 menambah pilihan motor touring di antara Versys 650 dan Versys 1100. Kombinasi mesin empat silinder, fitur bantuan berkendara berbasis radar, serta kelengkapan penunjang perjalanan jarak jauh menjadi daya tarik utama model ini.
Meski demikian, belum ada kepastian mengenai harga, jadwal peluncuran, maupun ketersediaan Versys 900 di Indonesia berdasarkan informasi yang dirujuk.
Calon konsumen di Tanah Air perlu menunggu pengumuman resmi dari Kawasaki Indonesia sebelum menjadikan harga dan spesifikasi untuk pasar Inggris sebagai dasar pertimbangan pembelian.
