Hujan Sedang Berpotensi Guyur 12 Wilayah Kalbar pada 19 Oktober 2026
kalbar24.com – Sebanyak 12 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat berpotensi mengalami hujan sedang pada Senin, 19 Oktober 2026. Berdasarkan prakiraan Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, sebaran hujan sedang pada hari tersebut menjadi yang terluas dalam periode 17–23 Oktober 2026.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang meliputi Kabupaten Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, serta Kota Pontianak dan Kota Singkawang.
Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Kabupaten Kayong Utara dan Melawi.
Pada Minggu, 18 Oktober, potensi hujan sedang diperkirakan terjadi di Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Sambas, dan Sintang. Sehari sebelumnya, Sabtu, 17 Oktober, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang meliputi Bengkayang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Mempawah, Sambas, dan Sanggau.
Sebaran hujan sedang diprakirakan kembali berubah pada Selasa, 20 Oktober. Pada hari itu, potensi hujan sedang mencakup Bengkayang, Kapuas Hulu, Landak, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Memasuki Rabu, 21 Oktober, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang menyusut menjadi tiga daerah, yakni Bengkayang, Kapuas Hulu, dan Sanggau.
Pada Kamis, 22 Oktober, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Kayong Utara, Sekadau, dan Sintang. Adapun hujan ringan berpotensi melanda Bengkayang, Kapuas Hulu, Ketapang, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, dan Sanggau.
Pada akhir periode prakiraan, Jumat, 23 Oktober, Kapuas Hulu menjadi satu-satunya wilayah yang tercatat berpotensi mengalami hujan sedang. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Bengkayang, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.
Data yang diperbarui pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 20.20 WIB tersebut tidak mencatat potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kalimantan Barat selama periode prakiraan.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca harian, terutama saat merencanakan kegiatan di luar ruangan. Pengendara juga disarankan memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan perjalanan untuk mengantisipasi perubahan kondisi di sepanjang jalur yang dilalui.
Prakiraan tersebut menggambarkan kondisi cuaca berdasarkan data saat pembaruan dilakukan. Masyarakat dapat memeriksa informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.
