Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Hari Museum Nasional 2026, Ini 3 Destinasi Sejarah di Kalimantan Barat

✍️ Dewi Lestari 🕒 12 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Museum Kalimantan Barat.
Museum Kalimantan Barat. Foto: istimewa

kalbar24.com – Peringatan Hari Museum Nasional setiap 12 Oktober menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap pelestarian sejarah dan kebudayaan Indonesia. Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan identitas bangsa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Di Kalimantan Barat, sejumlah museum dan bangunan bersejarah menyimpan peninggalan yang merekam perjalanan kebudayaan masyarakat serta kerajaan-kerajaan pada masa lalu. Tiga di antaranya adalah Museum Kalimantan Barat di Pontianak, Keraton Ismahayana di Kabupaten Landak, dan Museum Daerah Kabupaten Sambas.

Ketiga destinasi tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang ingin mengenal sejarah, tradisi, dan keragaman budaya Indonesia melalui peninggalan yang masih terawat hingga saat ini.

1. Museum Kalimantan Barat, Simpan Ribuan Koleksi Budaya

Museum Negeri Provinsi Kalimantan Barat atau Museum Kalimantan Barat merupakan salah satu pusat pelestarian sejarah dan kebudayaan di Kota Pontianak.

Proses pendirian museum ini telah dirintis sejak 1974 sebelum akhirnya resmi dibuka untuk masyarakat pada 4 Oktober 1983. Bangunan utamanya dirancang menyerupai rumah panjang, salah satu bentuk rumah tradisional masyarakat Dayak.

Museum ini merepresentasikan keragaman budaya Kalimantan Barat, terutama kebudayaan Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Berdasarkan informasi Kementerian Kebudayaan, koleksinya berjumlah lebih dari 23.000 benda.

Koleksi tersebut meliputi pakaian adat, alat musik tradisional seperti sape dan gambus, perlengkapan ritual, naskah Arab-Melayu, aksara Jawa, kitab keagamaan, serta dokumen yang berkaitan dengan hukum adat.

Keberadaan museum ini memperlihatkan bagaimana lembaga pelestarian sejarah berperan dalam menjaga pengetahuan mengenai tradisi dan kehidupan masyarakat agar dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Museum Kalimantan Barat berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak.

2. Keraton Ismahayana, Jejak Kerajaan Landak

Keraton Ismahayana di Desa Raja, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, menjadi salah satu destinasi untuk mengenal sejarah kerajaan di Kalimantan Barat.

Bangunannya mempertahankan karakter rumah panggung khas Melayu. Di dalam kompleks keraton tersimpan berbagai benda peninggalan Kerajaan Landak, antara lain mahkota Sultan Landak, keris Si Kanyut, pedang, payung kebesaran sultan, seperangkat gamelan, dan Al-Qur'an kuno.

Koleksi lainnya mencakup meriam, naskah lontar yang memuat silsilah raja dan sejarah singkat Kesultanan Landak, foto keluarga kerajaan, serta perlengkapan upacara adat.

Selain menyimpan peninggalan sejarah, kompleks keraton juga menjadi bagian dari pelestarian tradisi budaya setempat. Salah satunya melalui Festival Budaya Tumpang Negeri Keraton Ismahayana yang pada 2025 memasuki penyelenggaraan ke-25.

Keraton ini memperlihatkan bahwa pelestarian sejarah tidak hanya dilakukan melalui museum, tetapi juga melalui perawatan bangunan bersejarah dan keberlanjutan tradisi masyarakat.

3. Museum Daerah Sambas, Rekam Sejarah Kesultanan

Museum Daerah Kabupaten Sambas menyimpan berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Kesultanan Sambas.

Museum ini berada di Jalan Siapat, Desa Lorong, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas. Gedungnya merupakan bekas kantor Wakil Residen Belanda yang dibangun pada 1881.

Museum tersebut menggantikan Museum Negeri Perjuangan Sambas yang sebelumnya tidak lagi dapat digunakan karena gedungnya dikembalikan kepada ahli waris.

Sekitar 60 koleksi tersimpan di museum ini, termasuk meriam perang Kerajaan Sambas, pedang dan tombak kerajaan, pakaian pengantin adat Sambas, bintang kerajaan, uang kertas lama, keris, pedang peninggalan masa kolonial, serta replika singgasana raja.

Koleksi tersebut menjadi sumber pembelajaran mengenai sejarah kerajaan, perkembangan kebudayaan, dan identitas masyarakat Sambas.

Pelestarian Museum untuk Generasi Mendatang

Peringatan Hari Museum Nasional menjadi pengingat bahwa museum dan bangunan bersejarah memiliki peran penting dalam menjaga memori kolektif bangsa. Melalui koleksi yang dirawat dan informasi sejarah yang disampaikan, masyarakat dapat memahami perjalanan masa lalu sekaligus mengenal keberagaman budaya Indonesia.

Museum Kalimantan Barat, Keraton Ismahayana, dan Museum Daerah Sambas merupakan contoh destinasi yang dapat dimanfaatkan untuk wisata edukasi sekaligus pembelajaran sejarah.

Mengenalkan museum kepada generasi muda diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap warisan budaya dan mendorong kepedulian terhadap pelestariannya.

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update