Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Olahraga
Olahraga

FAJI Pontianak Targetkan Empat Medali di Porprov Kalbar 2026

✍️ Dewi Lestari 🕒 02 Nov 2026 👁️ 2x dibaca
Para Atlet olahraga Arum Jeram di bawah naungan keorganisasian FAJI kota Pontianak saat melaksanakan latihan di kawasan Sungai Jawi, Pontianak, Minggu, 1 November 2026.
Para Atlet olahraga Arum Jeram di bawah naungan keorganisasian FAJI kota Pontianak saat melaksanakan latihan di kawasan Sungai Jawi, Pontianak, Minggu, 1 November 2026. Foto: istimewa

kalbar24.com – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Pontianak menargetkan empat medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Target tersebut diupayakan melalui persiapan atlet yang telah berlangsung sejak Mei lalu.

Sekretaris Umum FAJI Kota Pontianak sekaligus penanggung jawab tim, Tedi Ismayadi, mengatakan pembinaan dimulai pada 3 Mei 2026 dengan jadwal latihan satu kali dalam sepekan.

Latihan berlangsung dari pagi hingga sore, mencakup pembinaan fisik dan peningkatan keterampilan teknis arung jeram.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, FAJI Pontianak telah menyiapkan 14 atlet yang terdiri atas tujuh putra dan tujuh putri. Mereka akan bertanding dalam empat kategori, yakni R4 putra, R4 putri, R6 putra, dan R6 putri.

Tedi menjelaskan, target empat medali mengacu pada capaian dalam kejuaraan sebelumnya. Peluang perolehan medali diharapkan datang dari nomor sprint dan slalom, baik putra maupun putri.

“Target saya empat medali. Pertama di kategori sprint putra-putri, kemudian di kategori slalom putra-putri,” ungkap Tedi saat memantau latihan atletnya di kawasan Sungai Jawi, Minggu (1/11/2026).

Keterbatasan Lokasi Latihan Jadi Tantangan

Dalam persiapan menuju Porprov, FAJI Pontianak menghadapi tantangan berupa keterbatasan lokasi latihan dengan karakter jeram alami. Selama ini, para atlet lebih banyak berlatih di sungai dalam kota untuk membangun kekompakan tim dan mengasah kemampuan teknis.

Rencana latihan di kawasan Parangeng, Kabupaten Bengkayang, yang semula dijadwalkan pada Agustus lalu belum terlaksana karena kondisi alam tidak mendukung.

Meski demikian, Tedi menilai kondisi Sungai Kapuas saat ini semakin baik dan bersih sehingga cukup mendukung aktivitas latihan. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai serta memanfaatkan kawasan perairan untuk kegiatan positif.

Menurutnya, perlombaan sampan dan berbagai kegiatan olahraga air juga berpotensi menjadi sarana pencarian bibit atlet atau talent scouting untuk cabang olahraga arung jeram.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Pontianak terus meningkatkan pengelolaan dan perawatan kawasan sungai agar semakin nyaman serta ramah bagi masyarakat dan penggiat olahraga air.

“Harapan kami untuk ke depannya pemerintah kota lebih meningkatkan lagi pengelolaan sungainya. Tempat ini sudah bagus, sudah bersih dan enak untuk aktivitas kami sebagai penggiat olahraga,” tuturnya.

Selain memburu medali di Porprov Kalbar 2026, FAJI Pontianak berharap atlet-atlet potensial dari daerah mendapat kesempatan lebih luas untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembinaan arung jeram di tingkat Kalimantan Barat.

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update