Prabowo Panggil Suahasil hingga Rosan ke Istana, Bahas Ekonomi Nasional
kalbar24.com – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah pejabat ekonomi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan terbaru perekonomian nasional serta langkah untuk menjaga dan mengoptimalkan kinerja ekonomi ke depan.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Dony Oskaria.
Berdasarkan pantauan di Kompleks Istana Kepresidenan, para pejabat mulai berdatangan sekitar pukul 13.10 WIB untuk mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo.
Rosan Roeslani mengatakan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari koordinasi rutin antara Presiden dan jajaran tim ekonomi pemerintah. Agenda itu sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan perkembangan terkini perekonomian Indonesia.
"Biasalah, sama tim ekonomi kan ini. Bertemu, ya paling update. Untuk ke depannya dan biasa untuk mengamankan supaya ekonomi kita supaya lebih optimal," ujar Rosan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Senin (2/11/2026).
Menurut Rosan, pembahasan diarahkan pada pembaruan informasi ekonomi dan langkah untuk menjaga kinerja perekonomian agar tetap optimal.
Sementara itu, Menteri Keuangan Suahasil Nazara belum memberikan penjelasan terperinci mengenai materi rapat. Sebelum memasuki Istana, ia hanya menyampaikan bahwa dirinya mendapat undangan untuk mengikuti pertemuan bersama Presiden.
"Diundang rapat ke Istana. Nantilah kita omongin abis meeting ya," kata Suahasil.
Dony Oskaria juga memberikan keterangan singkat saat ditanya mengenai agenda pertemuan. Ia menyebut kehadirannya sebagai bagian dari koordinasi.
Hingga para pejabat tiba di Istana, belum ada keterangan resmi mengenai keputusan ataupun kebijakan khusus yang dihasilkan dari rapat tersebut.
Pertemuan ini melibatkan sejumlah pejabat yang menangani sektor penting perekonomian, mulai dari kebijakan fiskal, investasi, hingga moneter. Koordinasi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memantau perkembangan ekonomi dan menyiapkan langkah ke depan.
