Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Bauksit Kalimantan Tak Lagi Sekadar Bahan Mentah, Rusal Siapkan Smelter Alumina

✍️ Dewi Lestari 🕒 17 Sep 2026 👁️ 12x dibaca
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia Foto: Istimewa

Rencana pembangunan smelter alumina berbasis bauksit oleh produsen aluminium asal Rusia, UC Rusal, membawa proyek hilirisasi pertambangan ke Kalimantan.

JAKARTA – Rencana pembangunan smelter alumina berbasis bauksit oleh produsen aluminium asal Rusia, UC Rusal, membawa proyek hilirisasi pertambangan ke Kalimantan.

Pemerintah saat ini memacu akselerasi program hilirisasi sektor pertambangan dengan menggandeng investor global. Salah satu proyek yang disiapkan adalah pengolahan bauksit menjadi alumina di Pulau Kalimantan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan proses administrasi investasi Rusal sudah berada pada tahap akhir.

“Dengan Rusal ya, mereka akan membangun hilirisasi dari bauksit untuk menjadi alumina. Dan itu di daerah Kalimantan. Untuk urusan perizinannya sudah tahap hampir final,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, dikutip Senin (14/9/2026).

Rencana tersebut membuat perhatian tertuju pada bagaimana investasi pengolahan bauksit tersebut akan memberikan keterlibatan bagi pelaku usaha di dalam negeri.

Bahlil menjelaskan, investasi Rusal tidak berdiri sendiri. Pemerintah mendorong adanya ekosistem bisnis lokal melalui kerja sama dengan pengusaha dalam negeri.

“Kita memang melakukan kolaborasi dan mereka melakukan kerja sama dengan pengusaha dalam negeri,” jelasnya.

Namun, pemerintah belum mengungkapkan nilai investasi Rusal maupun siapa pengusaha dalam negeri yang akan terlibat dalam proyek tersebut.

Bahlil mengatakan pihaknya masih menyelesaikan studi kelayakan proyek.

“Nanti, FS-nya saya selesaikan dulu ya,” pungkasnya.

Dengan demikian, proyek tersebut masih berada dalam tahap pematangan sebelum pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian alumina berbasis bauksit di Kalimantan berjalan lebih lanjut.

DL
Dewi LestariEditor
A
AgusEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update