Rabu, 28 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Bandara Supadio Dampingi UMKM Kalbar Tembus Pasar Internasional Lewat TEI 2026

✍️ Dewi Lestari 🕒 21 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Supadio mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kalimantan Barat memperluas pasar melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, 14–18 Oktober 2026.
PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Supadio mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kalimantan Barat memperluas pasar melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, 14–18 Oktober 2026. Foto: istimewa

kalbar24.com – PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Supadio mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kalimantan Barat memperluas pasar melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, 14–18 Oktober 2026.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM mitra binaan agar produk unggulan daerah berpeluang dikenal pembeli internasional.

General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, S.T., M.M., mengatakan keterlibatan dalam pameran perdagangan internasional itu merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus membuka peluang seluas-luasnya bagi UMKM mitra binaan kami, termasuk pelaku usaha dari Kalimantan Barat, agar dapat dikenal lebih luas, tumbuh, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Semoga ke depan semakin banyak produk unggulan daerah yang dapat melangkah lebih jauh melalui akses pasar yang lebih terbuka,” ujarnya, Selasa (21/10/2026).

TEI merupakan pameran perdagangan internasional yang mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dan pembeli dari berbagai negara. Pada penyelenggaraan 2026, kegiatan ini diikuti sekitar 1.873 perusahaan dan dikunjungi pembeli internasional dari lebih dari 134 negara.

Pameran tersebut menghadirkan lima zona produk utama, yakni makanan, minuman dan produk pertanian; fesyen dan kerajinan tangan; produk manufaktur dan jasa; perabot dan dekorasi rumah; serta kawasan industri.

Buka Peluang Kemitraan dan Ekspor

Selama lima hari penyelenggaraan, TEI 2026 menghadirkan berbagai agenda yang mendukung perluasan jaringan bisnis. Kegiatan meliputi pembukaan dan penandatanganan nota kesepahaman, seminar peluang ekspor, forum perdagangan digital, hingga pertemuan bisnis antara pelaku usaha dan pembeli internasional.

Agenda tersebut menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, menjajaki kerja sama, serta memahami peluang perdagangan di pasar global.

Bagi pelaku UMKM Kalimantan Barat, akses terhadap jaringan pembeli dan mitra usaha internasional dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan pemasaran. Namun, peluang tersebut perlu diikuti kesiapan produk, kualitas yang konsisten, serta kemampuan memenuhi persyaratan pasar tujuan.

Bandara Internasional Supadio berharap dukungan terhadap UMKM dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak produk lokal yang memiliki kesempatan berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Pihak perusahaan menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dukungan berkelanjutan terhadap pelaku usaha daerah diharapkan ikut memperkuat ekosistem perdagangan dan kewirausahaan di Kalimantan Barat.

DL
Dewi LestariEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update