10 Rumah Warga Terdampak Longsor di Entikong Sanggau, Polisi Bantu Evakuasi
kalbar24.com – Sedikitnya 10 rumah warga di Desa Nekan, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, terdampak tanah longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Bencana yang juga disertai banjir bandang itu terjadi di dua dusun, yakni Dusun Nekan dan Dusun Grama Jaya 2. Masing-masing dusun dilaporkan memiliki lima rumah terdampak.
Data tersebut masih bersifat sementara. Pemerintah desa bersama masyarakat masih melakukan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan bangunan akibat kejadian tersebut.
Menindaklanjuti laporan bencana, Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring bersama sejumlah personel mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memastikan warga di kawasan rawan dapat berpindah ke tempat yang lebih aman.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak bertahan di rumah yang berada dekat titik longsor maupun wilayah yang berpotensi terdampak banjir susulan.
Polisi Bantu Evakuasi dan Pantau Lokasi Terdampak
Selain membantu evakuasi, personel Polsek Entikong berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemerintah Desa Nekan untuk mendukung penanganan bencana.
Petugas disiagakan di sejumlah titik terdampak guna membantu masyarakat sekaligus memantau perkembangan situasi di lapangan.
Pendataan rumah yang mengalami kerusakan juga dilakukan bersama perangkat desa. Hasil pendataan tersebut nantinya menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan kebutuhan penanganan dan bantuan bagi warga.
Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan bencana.
“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Personel sudah kami arahkan untuk membantu evakuasi, memantau titik-titik terdampak, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Kami juga mengingatkan warga agar tidak mengambil risiko dengan tetap berada di rumah atau lokasi yang kondisinya masih rawan,” kata Donny.
Ia meminta masyarakat yang tinggal di kawasan berisiko segera mengungsi apabila situasi dinilai membahayakan. Menurutnya, keselamatan jiwa harus didahulukan dibandingkan upaya menyelamatkan harta benda.
Warga Diminta Waspadai Bencana Susulan
Hingga laporan sementara diterima, belum ada informasi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerusakan rumah dan kemungkinan terjadinya bencana susulan masih menjadi perhatian petugas.
Masyarakat Desa Nekan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Entikong.
Warga juga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, kenaikan debit air, atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.
Polsek Entikong menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk mendukung penanganan bencana serta memantau kondisi masyarakat yang terdampak.
