Singkawang Raih Anugerah Cita Negeri 2026 Kategori Daerah Damai dan Aman
kalbar24.com – Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kembali memperoleh penghargaan tingkat nasional. Pemerintah Kota Singkawang meraih Anugerah Cita Negeri 2026 kategori Cita Daerah Damai dan Aman yang diselenggarakan Kompas TV.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin (2/11/2026) malam. Ia hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Chantal Novyanti.
Tjhai Chui Mie menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga pengakuan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku dan agama.
Menurutnya, pembangunan Kota Singkawang tidak hanya bergantung pada infrastruktur maupun anggaran pemerintah daerah. Peran serta masyarakat melalui toleransi dan gotong royong juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan kota.
“Singkawang tidak dibangun dengan gedung-gedung tinggi, tetapi dibangun dengan toleransi. Singkawang tidak hanya membangun menggunakan APBD yang besar, tetapi dengan gotong royong dari berbagai suku dan agama yang ada di Kota Singkawang,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia menambahkan, cita-cita besar bangsa dapat dimulai dari daerah. Oleh sebab itu, persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat yang beragam perlu terus dijaga.
Tjhai Chui Mie juga menyebut penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat hidup berdampingan secara harmonis.
“Mari tetap merawat keberagaman, mari merawat Indonesia Mini. Singkawang harus tetap menjadi kota yang damai, rukun, dan toleran,” ujarnya.
Wali Kota Singkawang turut menyampaikan apresiasi kepada Kompas TV, khususnya Direktur Kompas TV Rosyana Silalahi beserta seluruh jajaran penyelenggara Anugerah Cita Negeri 2026.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh daerah penerima penghargaan dan berharap semangat menjaga persatuan terus menjadi kekuatan dalam pembangunan Indonesia.
Acara penganugerahan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Menteri Sosial, serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.
